56. Marah Berbalut Cinta

1105 Kata

Mendengar gemericik air, Arten sudah membayangkan Aluna yang sedang mandi di dalam. Jiwa lelakinya ingin sekali mendobrak masuk, tetapi harga dirinya yang sedang marah menahan dia untuk menyentuh Aluna. Arten masih cemburu, dia sangat kesal sebab Aluna melukis Januar dan merindukan lelaki tersebut. Tiba - tiba ada pelayan yang mengetuk pintu, mengatakan jika ada Sakura yang datang. "Suruh masuk kemari! " Tidak berapa lama kemudian Sakura masuk, memakai celana panjang dan juga kaos putih. Biarpun bergaya tomboy tetapi tidak menutupi lekuk tubuhnya yang begitu indah. "Namamu Sakura ya, apa motivasi kamu masuk kelompok ku? Padahal kamu wanita, " tanya Arten tegas. "Saya, saya ingin bekerja dan mendapatkan uang banyak agar keluarga saya bisa hidup layak, " jawab Sakura mantap. "Be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN