Hari ini, hari bahagia Tyas dan Bian. Setelah acara lamaran 3 bulan lalu, sekarang mereka akan menempuh hidup baru. Tyas memeluk Tuan Alex erat, sementara Tuan Alex menghapus air mata Tyas yang turun membasahi pipinya. Tuan Alex harus rela, melepaskan Tyas anak keduanya. "Maafkan Vanka Pi, kalau Vanka punya salah sama Papi," ujar Tyas memeluk Tuan Alex. "Vanka bahkan belum membahagiakan Papi, dan Almarhum Mami." "Honey, Papi yang harusnya minta maaf. Papi yang belum bisa bahagian kamu. Kamu menjadi anak sholehah saya, sudah membahagiakan Mami dan Papi," ucap Tuan Alex. Tyas menggelengkan kepalanya. Tak berapa lama, Stella masuk kedalam kamar Tyas. Wanita berbadan dua itu juga memeluk adik dan Papinya. "Dek nanti kalau kamu udah jadi istri Bian, kamu harus nurut sama dia ya," ucap S

