Tyas mengusap perutnya. Ia merasakan tendangan-tendangan kecil di sana. "Kamu sehat-sehat, ya Nak. Bunda seneng banget kamu ada di rahim Bunda." Tyas melanjutkan aktifitasnya membaca al-qur'an. Lalu tiba-tiba pintu kamarnya terbuka, dua anak kembar berlari kearahnya. "Bunda...." ujar Samudra. "Abang, Adek, belajarnya udah?" tanya Tyas. Tyas menutup al-qur'an lalu meletakkannya di atas meja. "Udah Bunda, Abang capek. Pengen ketemu sama adek, Abang, " ujar Samudra. Samudra mengusap perut Tyas. "Assalamualaikum, Adek Abang," ujar Samudra. "Waalaikumsalam, Abang," ujar Tyas menirukan suara anak kecil. "Adek gak mau ngusap adeknya? Bentar lagi kamu juga bakalan jadi Abang," ujar Tyas kepada Badai yang sedari tadi diam. "Boleh Bunda?" tanya Bada dengan tatapan polosnya. "Boleh d
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


