Part 45

1167 Kata

Karen, Pelakor Yang Mengenaskan Suara lantang Delia yang ada di ambang pintu itu, sontak menghentikan niat Karen, karena dia tahu bagaimana sifat Delia, yang terkenal pintar beladiri di kampung ini. "Ayo, kita pulang saja, Ren! Dari pada makin panjang masalahnya...!" Reni berbisik lirih pada adiknya. "Ngapain kalian masih di sini? Pergi! Aku mau ngantar Bude Sumi ke rumah sakit!" Bentak Delia. "Tapi kan aku hanya minta hakku, Mbak Del," ucap Karen takut-takut masih berusaha meminta kembali uang seratus juta itu. "Hahaha...apa hakmu?! Sudah gila kali kamu ya, yang bener itu hakknya Rury, sang istri sah! Bukan pelakor macam kamu yang maunya cepat kaya dengan cara instan! Harusnya kamu itu banyak bersyukur, nggak di usir dari kampung ini, karena para warga ini masih kasihan sama bapakmu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN