Ayo Kita Bercerai

1467 Kata

"Kamu bilang apa ...?" Bayu menatap Adelia lekat, dia tak percaya apa yang telah diucapkan gadis itu. Ada yang menghantam dadanya, membuat ketakutan berpendar disorot matanya. Bayang-bayang kehilangan Adelia berkelebat di ruang mata. "Aku yakin kamu mendengar dengan sangat baik, Mas. Aku ingin kita bercerai." Lagi, Adelia mengulang perkataannya. Jangan ditanya bagaimana perasaan gadis itu sekarang. Rasa-rasanya, ada tangan berduri yang meremas jantungnya sangat kuat. Adelia tak mau munafik, sejak kebersamaannya dengan Bayu, ada cinta yang bertunas di d**a. Meski dia mati-matian membunuh rasa agar tak berkembang, tetapi tetap saja bertumbuh dan menyemak liar di relung hati. Namun, harus bagaimana lagi, dia tak mau egois dengan mempertahankan Bayu. Bukankah sejak awal tak ada apa pun di an

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN