Raja dan Ratu sehari itu terlihat masih duduk manis di kursi khusus pengantin yang empuk dan nyaman tentunya. Dhira tak henti hentinya berdecak kagum dengan dekorasi ballroom yang di sulap bak negeri dongeng yang di d******i warna putih itu, senada dengan gaun yang tengah di kenakan Dhira saat ini. Meski pun gaun yang di kenakannya memiliki ekor yang menjuntai dan bentuknya yang mengembang kebawah, tidak sedikit pun membuatnya merasa risih atau pun kesulitan untuk bergerak. "Istriku cantik sekali." Untuk kesekian kalinya Tama melemparkan pujian untuk Dhira, dia sampai tak berkedip setiap kali memandangi wajah Dhira. Jika tidak banyak tamu undangan yang sedang menjadikan mereka fokus utama saat itu, tentu saja Dhira akan menutup telinganya menggunakan apa pun. "Sudah kesembilan kalinya

