“Sat, tolong selesaikan meeting sore ini!” Suara Wira membuat gerakan tangan Satrio terhenti. Dia tengah membereskan berkas yang baru saja WIra selesai tandatangani. “Mau ke mana, Bos? Gercep amet! ” Satrio menatap Wira. “Urusan keluarga!” tukas Wira. Wira mematikan laptop lalu menyerahkan slide presentasi dari flashdisknya pada Satrio. “Calon customernya bernama Fitria, usianya baru dua puluh empat tahun, masih single! Semoga beruntung!” ucapnya datar. Wira berjalan begitu saja meninggalkan Satrio yang melongo mendengarkan penjelasannya. Apa dikira meeting sore nanti untuk menjalin kerja sama atau untuk menjalin pernikahan, sih? Satrio bergegas menyiapkan diri untuk menggaet calon customer barunya itu. Infonya memang ini hanya perusahaan kecil dan baru. Namun, program CSR perus

