“Bukan tentang dia yang meremehkanmu begitu saja tetapi ini tentang aku yang akan membelamu sekuat tenaga.” -Siren Vegakira- *** “Ehem!” Mereka berempat menoleh ke sumber suara dan menemukan mama dari Nash sedang tersenyum lebar bersama suaminya yang berdiri di belakangnya, juga tersenyum dengan cara yang sama. “Kenapa kalian diam di sana? Ayo masuk!” ajaknya ramah, menunjuk pada sofa empuk kosong dengan beraneka macam makanan serta minuman di atas meja besar yang juga terletak di sana. “Kalian pasti haus, ayo duduk dan minum dulu!” “Halo, Tante! Halo, Om!” sapa Siren sopan, dia bahkan menyalami tangan kedua orang tua Nash itu, sama seperti apa yang laki-laki itu lakukan saat bertemu kedua orang tuanya dulu. “Saya Siren,” katanya, memperkenalkan diri. “Cantik sekali Siren, ya ....”

