RASA KHAWATIR

1894 Kata

“Ada banyak orang yang aku percaya tetapi ketika satu dari mereka mengkhianatiku, sakitnya sudah terasa seperti aku ditinggalkan seorang diri di dunia.” -Nash Gamma Sagitari- ***  “Bukankah kamu terlihat sangat bahagia akhir-akhir ini?” singgung mama Nash, wanita paruh baya dengan kecantikan yang tidak luntur itu tersenyum. “Kamu sudah membuka hatimu untuk orang baru, bukan? Tidak mungkin ini tentang pekerjaan atau proyekmu yang berjalan dengan lancar apalagi kemarin waktu Mama pergi ke rumah tante kamu, Aylin bilang dia melihat kamu di kafe. Apa itu benar?”  Nash diam saja, dia hanya tersenyum.  “Sudahlah, jangan ikut campur urusan percintaan anakmu,” ujar papanya menengahi. “Bagaimana jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi? Biarkan saja Gamma melakukan apa yang harus d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN