Astri yang mendengar pertanyaan yang Rio ucapkan itu pun hanya bisa menahan keterkejutannya, karena Rio bukanlah tipe orang yang seperti ini. Barra, lelaki itu yang menyunggingkan senyumannya pada Rio pun menoleh ke arah samping, di mana orang-orang yang mengenakan jas kedokteran berdiri di sana, di depan ruang arsip yang seharusnya hanya bisa di masuki oleh orang-orang yang bertugas di devisi Keamanan. “Sedang apa kalian di sini? Bukankah ruangan arsip adalah ruangan terbatas, yang tidak bisa di masuki oleh sembarang orang?” Tanya Barra pada mereka semua, yang akhirnya membuat Rio mengerutkan keningnya dan menatap pada orang-orang itu yang kini terlihat kebingungan. Rio dapat membaca apa yang terjadi di sini karena sedikit tidaknya Rio membaca dan mempelajari tentang prilaku serta psi

