MMSK-43

1307 Kata

Bisa dikatakan jika saat sini ketegangan melingkupi Selena. Berjalan dengan didampingi Pak Farid yang ditunjuk sebagai pendamping membuat gadis berbalut gaun pengantin sederhana itu teringat akan sosok sang ayah. Pandangan Selena mengabur, tertutup cairan hangat yang sebisa mungkin dia tahan agar tidak meleleh. Kesedihan itu pun berganti keterkejutan ketika Selena melihat sang ibu dan saudari tirinya hadir. "Mama? Rania?" gumam Selena. Herlin dan Rania terlihat masam, bahkan rautnya cenderung tidak bersahabat. Apalagi Monica yang begitu sinis menatap mantan menantunya. "Mami?" Selena bergumam lirih, dan berusaha untuk tidak terpengaruh dengan tatapan mengintimidasi mantan mertuanya itu. 'Rileks Selena. Rileks.' Dalam hatinya, Selena meyakinkan diri untuk tidak merasa tegang serta g

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN