62~

1346 Kata

"Kamu sudah melakukan apa yang aku suruh, Jo?" Pertanyaan tersebut terlontar dari mulut Lexy, ketika asisten pribadi sekaligus merangkap sebagai sopir bernama 'Jo' itu masuk ke ruangannya. "Sudah, Pak." Jo menjawab tegas disertai dengan anggukan. Perintah Lexy adalah hal yang tidak boleh diabaikan. "Saya sudah membayar seseorang untuk mengintai Nyonya Monica," lanjut Jo, masih berdiri kokoh di depan meja kerja majikannya. Alis kiri Lexy menukik. "Lalu? Informasi apa yang bisa saya dengar?" tanyanya sambil mengetuk-ngetuk tepi meja dengan telunjuk. "saya berharap kamu tidak membuang-buang uang untuk info yang tidak penting." Karena bagi Lexy informasi mengenai Monica sangat penting. Saat dia baru menginjakkan kaki di ibukota, pikirannya sudah tertuju pada perempuan itu. Nama yang ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN