"Dasar mėsum!" Kesal Arra lalu melepas pegangan tangan Ken yang berada di pinggang nya. Yang sialnya membuat pipi Arra kembali bersemu merah. Astaga, ingin rasanya Arra melompat saja ke dalam danau untuk menyembunyikan wajah nya. "Kau panas? Wajah mu memerah!" ujar Ken kembali mendekati Arra dan menyentuh wajah gadis itu. "Ken, astaga. Bisakah kau bertindak biasa saja?" kesal Arra kembali menghempas tangan Ken yang berada di wajah nya. Reaksi Ken malah sebaliknya, dengan santai Ken malah kembali mendaki Arra dengan tatapan mata tidak lepas dari gadis itu. "Ada apa denganmu? Apa Damian mengucapkan sesuatu yang buruk tentang ku sehingga kau bersikap seperti ini?Katakan, apa yang dia ucapkan tentang ku. Aku akan menghajar nya!" Arra menyerngit heran, lalu menghela nafas nya. Apa Ken ini m

