"Sekarang kau sudah tau bukan alasan Ken mengorbankan nyawa nya untuk mu sayang? Saya hanya berharap bahwa kau akan tetap ada sampai kapanpun bagi nya . Kau adalah sumber hati dan kekuatan untuk nya sayang. Setelah ini, aku rasa kau bisa menentukan pilihanmu sendiri. Saya undur diri dulu, ada beberapa hal yang harus saya lakukan!" **** Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam namun Arra masih terjaga dan sedang menatap bulan yang terasa bersinar terang. Arra menatap ke bawah, pada pasukan yang sedang berjaga di sekitar luar istana. Arra lalu menatap ke arah awan, ia jelas sadar bahwa di awan itu terdapat portal pelindung. Menghela nafas nya, Arra melangkah mundur lalu menatap Ken yang masih menutup mata. "Hey, Ken? Kapan kau bangun?" ujar Arra sambil duduk di sebelah Ken Arra menghela n

