Bagian 19 ~ BANDUL KALUNG

1121 Kata

"Apa yang sedang kamu tertawakan?" Ujar Ken kesal dengan Damian yang sejak tadi senyum-senyum tidak jelas. Yang dilihat,langsung memasang kembali wajah nya ke dalam bentuk semula.  "Maaf Lord, saya tidak menertawakan apa-apa!" ujar Damian langsung menunduk hormat. Namun masih terdengar jelas bahwa Damian masih terkiki tidak jelas. Dan itu sungguh membuat Ken kembali mengingat kejadian tadi. "Benarkah?Tapi mengapa kau melihat kebohongan dalam wajahmu?" ujar Ken semakin datar "Maaf Lord, hamba tidak berani!" Ujar Damian menunduk dan tak lagi berani melakukan hal tadi "Sudah lah, ada sesuatu yang lebih penting daripada menghukum mu yang jelas-jelas tertawa itu. Aku ingin kau memberikan surat undangan untuk para penyihir putih itu. Undang mereka dengan hormat, katakan bahwa aku mengundang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN