Arra berlari terus tanpa tau kemana arah. Namun Arra mulai sadar bahwa sekeliling nya mulai rimbun dan penuh akan pepohonan lebat dan suhu udara yang semakin dingin. Arra berhenti berlari dan menatap sekeliling. Tidak jauh dari nya adalah sebuah danau hitam pekat dengan aura yang tidak baik. Arra berjalan menjauh dari danau itu, langkah Arra berhenti di sebuah pohon besar. Arra menjatuhkan badannya lalu menekuk kedua kaki nya. Air mata Arra kembali mengalir saat mengingat betapa kejam nya dunia padanya. Tidak di bumi, tidak di dunia aneh ini pun. Takdir seolah-olah terus mempermainkannya. "Ayah? Ibu? Mengapa selalu saja seperti ini? Apa kesalahan yang dulu aku lakukan? Dunia ini begitu kejam dan seolah tidak pernah memberiku kesempatan untuk bersantai barang sejenak saja!" Isak Arra de

