Cahaya bulan yang muncul di langit malam menyinari sepasang insan yang sedang dimabuk asmara. Mereka berdua begitu menikmati setiap sentuhan di bibir mereka masing-masing dan enggan melepaskan diri satu sama lain hingga suara bak petir menggelegar menghentikan aktivitas mereka. "Apa yang kalian lakukan?" teriak Angel yang berdiri di belakang Alex dan Sierra yang terkejut dengan kedatangannya. Raut wajah Angel berubah gelap. Mengeratkan gigi-giginya. Mengepalkan tangannya erat. Penyesalan selalu datang di akhir, kepercayaan diri yang berlebihan membuatnya terperosok dalam api kedengkian karena tidak dapat menggapai sesuatu yang telah ia lepaskan begitu saja. Ling Er segera berdiri dari duduknya begitu melihat kehadiran Angel. Ia melihat ekspresi gadis itu yang menatapnya dengan kebencia

