Bab 40

1068 Kata

Menahan debaran di dadanya, Santi berusaha bersikap setenang mungkin. Dia pun mengatur suaranya agar terdengar biasa saja. "Banyak. Temen teteh banyak yang namanya Rafa. Temen kerja juga ada." Jawab Santi. "Bukan temen kerja. Temenku itu baru lulus kuliah. Temen di kampung." Kata Raka. "Oh kalo anak kuliah teteh ga banyak yang kenal. Kan teteh sehabis lulus SMK, langsung kerja." Jawab Santi. "Oh baiklah. Kayanya aku salah orang. Bukan teteh orangnya. Mirip aza." Kata Raka, sambil menyeruput minumannya. Raka masih penasaran dengan sosok kekasih Rafa sahabatnya. Rafa tidak pernah berbicara apa pun. Bahkan Raka hanya sekilas melihat foto Rafa dan kekasihnya saat itu. Rafa pun belum pernah mengenalkan kekasihnya padanya maupun pada Mada. Mereka bersahabat sejak masuk kuliah. "Ga apa.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN