Bab 42

1003 Kata

Pandangan kedua orangtua paruh baya itu menyipit pada seorang perempuan yang duduk di teras dan meringis kesakitan. Ya, anak bungsu mereka sedang menahan sakit. "Maaf, ibu dan bapak siapa ya?" Tanya Irah, dengan mengangguk sopan. "Kami berdua orangtua Santi." Jawab Rosad, yang langsung merangsek masuk ke teras, begitu juga Siti. "Ga apa bi. Itu ayah dah ibu saya, kata Santi sambil menahan sakit yang terus-menerus menyerangnya. "Nak, kamu ga apa-apa?" Tanya Rosad. "Aku kayanya mau melahirkan ayah. Tolong panggilin taksi bi. Itu Bi Irah, yang kerja di sini, ayah, ibu." Kata Santi. "Biar ayah aza." Kata Rosad. Gegas dia menghampiri sopir yang dikirim Hendi untuk menjemput mereka. "Pak, bisa minta tolong antarkan ke rumah sakit. Anak saya mau melahirkan sepertinya." Kata Rosad.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN