Bab 29

1035 Kata

Di pelaminan, kembali Santi dan Hendi bersanding. Masih sama-sama terdiam dengan lamunan masing-masing. Santi masih teringat raut muka Rafa saat bersalaman dengannya. Ada raut kesedihan dan kekecewaan di sana. Dan raut wajah itu, terus terekam dalam memorinya. Dan Hendi, terus larut dalam lamunan nakalnya. Membayangkan malam pertama dengan Tina, dan perempuan itu memakai lingerie merah menyala. Pas dengan kulit putih mulusnya dan bodinya yang bahenol. Membayangkan tubuh kekarnya berada di atas tubuh sinyal Tina. Membuat perempuan itu mendesah hebah. Lamunan erotisnya harus terhenti saat para tamu berdatangan naik ke pelaminan. Keduanya menyalami dengan memasang muka tersenyum sebaik mungkin. Memasang topeng di kedua mukanya. Akhirnya, acara pun selesai. Keduanya berganti pakaian karena w

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN