Setelah Abra memberitahu Samuel lewat pesan singkat bahwa Gadis akan menemuinya di sebuah restaurant, Samuel terus saja menyunggingkan senyuman bahagia. Samuel telah mengeluarkan beberapa setelan jas mewah koleksinya. Ia memilih-milih koleksinya itu dan butuh waktu sekitar satu jam lamanya setelah akhirnya ia memutuskan jas mana yang akan ia kenakan. Begitupun dengan jam tangan koleksinya, ia pun memilih yang pas dengan dasi, jas, dan sepatunya. Jam tangan mewah yang selalu menjadi pusat kepercayaan dirinya. Samuel tersenyum pada dirinya sendiri di cermin di depannya. Wajah yang tampan dan bersih. Ia melirik jam di arlojinya dan memutuskan untuk berangkat lebih awal. Ia hanya tak ingin Gadis menunggunya. Sementara itu, Gadis juga sudah bersiap. Ia mengenakan gaun berwarna ungu

