Chapter 118

1154 Kata

Cafe Love Story at Promnite a several years ago... "Gempa!" "Tsunami, awas!" "Lari! Lari!" Suara orang-orang yang menerikkan kata-kata itu membuat Abra dan Gadis semakin panik. Guncangannya cukup terasa kencang, bahkan piring, sendok, gelas atau apapun yang terletak di atas meja berjatuhan di lantai. Tanpa sengaja Abra memegangi Gadis. "Kita harus keluar dari sini!" kata Abra ketika salah satu kayu roboh dari atap. Keduanya benar-benar terhenyak kaget. "Please, tolong gendong sahabatku." kata Gadis pada Abra. Abra menoleh sejenak ke arah Andien yang masih pingsan. Lalu dengan segera, meski ia masih ragu, ia menuruti permintaan Gadis untuk menggendong Andien keluar dari sana. Gadis mengekor di belakang Abra, kemudian ia ingat tas dan barang-barangnya masih tertinggal di dalam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN