Gadis melepaskan sepatu highhellsnya dan berjalan ke dalam kamar sempoyongan. Ia hanya memin tiga tegukan wine tapi kenapa kepalanya sepusing ini? Ia melirik ke kanan dan melihat Abra sedang mengobrol dengan tiga tamu undangan yang tersisa di sisi kolam renang. Karena rasa pusing yang mendera kepalanya, Gadis memilih tak peduli dan masuk ke kamar. Sisa-sisa tenaga yang ia miliki kini ia kerahkan sepenuhnya untuk memasuki kamarnya. Ia berjalan sempoyongan saat menuju lemari yang menyimpan koper-koper bajunya. Susah payah Gadis berhasil meraih gagang lemari dan membukanya, ternyata ia salah lemari. Gadis menghela napas berat dan kesal. Lalu ia kembali ke lemari satunya dan menemukan baju-bajunya sudah tergantung rapi di lemari. Ia senang karena Abra sangat perhatian padanya. Ia mengambil

