Tepat ketika Abra akan mengangkat ponselnya di samping kolam ikan lele, kakinya terpleset dan ia jatuh terduduk ke belakang, lalu ponselnya terlempar ke kolam ikan. Abra merasa sangat sial, padahal ia ingin tahu sebenarnya sedang terjadi apa? Gadis yang mendengar jeritan kecil Abra buru-buru keluar dari villa. Ia mendapati suaminya sedang duduk di pinggir kolam dengan celana yang basah di bagian p****t. Buru-buru Gadis berjalan menghampiri Abra karena mencemaskan suaminya tersebut. "Sayang, kau tidak apa-apa?" tanya Gadis dengan sedikit menundukkan badannya dan memandang Abra yang menatap sedih ke arah kolam ikannya. "Rasa-rasanya jiwa pembunuh di dadaku kini bangkit." ujar Abra yang seketika itu pula membuat Gadis menarik dirinya karena kaget dan takut. "Sayang, berdirilah dari sana.

