Jatuh cinta itu mudah, menjaga cinta adalah hal yang paling susah. Adalah hal itu yang kini sedang terjadi pada Abra dan Gadis. Sejak pulang mendadak dari acara bersepeda sesuai keputusan Abra, Gadis uring-uringan. Ia langsung masuk ke dalam villa tanpa menoleh sama sekali ke Abra. Entahlah, ia merasa sangat kesal ketika keinginannya untuk berkeliling daerah tersebut tidak dipenuhi oleh Abra atau ketika mereka tak jadi main memetik daun teh sesuai rencana mereka. Abra yang mengerti bahwa hormon kehamilan sang istri sedang naik turun seperti roller coaster itu memutuskan untuk mendekati sang istri dan berbicara baik-baik. "Sayang." panggil Abra kepada Gadis yang sedang minum air putih tanpa jeda sama sekali. Gadis hanya melirik sebelum akhirnya ia meletakkan dengan kuat botol yan

