Chapter 97

1015 Kata

Selepas pulang bekerja, Abra sengaja mengajak Gadis ke rumah sakit khusus Ibu dan anak. Saat tiba di sana, Gadis menoleh dengan tatapan bertanya-tanya ke arah Abra. Abra hanya tersenyum sembari mengajaknya turun dari mobil. "Daddy miss that little girl." kata Abra kepada perut Gadis. Mendengar kata itu Gadis hanya bisa meringis mendengarnya. "Are you sure kalo dia perempuan?" tanya Gadis dan Abra mengangguk pasti. Abra menggandeng tangan Gadis erat saat mereka memasuki lorong demi lorong rumah sakit hingga tiba di ruang Ibu dan Anak. Di sana banyak ibu-ibu yang sedang mengandung menunggu giliran mereka dipanggil. Ada juga anak-anak yang berada di samping orang tua mereka, duduk dengan lesu dan tatapan sayu, atau ada juga yang merengek bahkan menangis. Mereka-mereka itu adalah anak yang s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN