Pesta berakhir pukul satu malam. Itupun beberapa tamu masih ada yang tinggal, ada yang berbincang dengan Abra dan ada juga yang berbincang dengan Hasan. Sedangkan Gadis memilih untuk mengganti busananya saat berada di dalam kamar tamu. Ia membersihkan riasannya dan dengan segera menyeka badannya. Perlahan ia memijit kedua kakinya yang terasa ngilu dan pegal. Lalu menggerak-gerakkan kepalanya ke kanan dan ke kiri. Pintu kamarnya diketuk, ia buru-buru mengenakan piyama tidurnya sebelum menyahut siapa yang malam-malam begini masih ingin menemuinya. Lalu setelah ia sudah mengenakan bajunya, ia berjalan ke pintu setelah menyahutnya sedikit keras. Gadis membuka pintu kamarnya dan mendapati Maudy berdiri malas di depannya. Gadis meringis ke arahnya, ia pikir Maudy menagih kado yang ren

