Begini lah manusia, Tuhan sudah menancapkan logika secara sempurna di kepalanya. Tapi kemampuan daya pikirnya masih begitu-begitu saja, seolah tak berguna. Salah satu bentuk dari ketidak-bergunaan tersebut, ialah penyamaran yang terkesan sangat payah. Sampai-sampai anak kecil yang sedang menjilati es krim contong di depan butik, spontan menarik rok ibunya. Si kecil berpita merah tampak ngeri melihat seonggok manusia aneh yang berjalan jingkat-jingkat, menciptakan polusi mata. Bentukan tersebut tidak lain, ialah pemuda bernama Anton yang kini sedang menjalankan misi ter-mubazir seantero negeri, parahnya merasa mirip Elvis Presley. Ia mengenakan kacamata hitam keramat hasil mengutil tanpa izin -milik pak Yosan-, dari laci mobil. Matanya awas melirik ke kanan dan ke kiri sambil menurunkan

