235. Hawa di markas militer teluk Yin Mimi terasa begitu anyir sebab bau darah masih menguar cukup kuat di udara. Meski bau anyir darah sedang menyelimuti seluruh atmosfer di kawasan Teluk Yin Mimi, sebagaian besar pasukan perang dari aliansi Sanzu tengah tidur terlelap setelah berpesta merayakan kemenangan di malam sebelumnya. Di saat yang lain masih terlelap tidur, terlihat, di sisi pelabuhan teluk Yin Mimi, Zhou Fu dan Shen Shen tengah berjalan dengan diikuti oleh beberapa pendekar di belakang mereka. Semua orang menampakkan ekspresi yang cukup serius ketika hendak melepas kepergian Zhou Fu dan Shen Shen. Tetapi tidak dengan Shen Shen. Alih-alih merasa khawatir karena akan berkelana jauh, Shen Shen justru tak bisa berhenti menahan senyum. ‘Akhirnya! Setelah sekian lama kami tak berl

