“Qi Lin….” Patriark Yuan Kai menelan ludah berulang kali. Ia teringat beberapa saat sebelumnya jika Qi Lin mengatakan bahwa ia adalah makhluk tercantik di muka bumi. Nyatanya hal tersebut bukan bualan semata. “Qi Lin memiliki wujud wanita yang sangat cantik?!” Patriark Yuan Kai tertegun kembali. “Paman, itu tak penting untuk sekarang! Lihat, bayi Qi Lin sepertinya membutuhkan pertolongan. Pundaknya mengalami lebam, mungkin pukulan paman sempat mengenai tubuh bayi itu!” Zhou Fu sudah berada di tempat Qi Lin berada. Saat itu, mata Zhou Fu tertuju pada permata yang berpendar mengeluarkan cahaya, sekaligus juga pada tubuh bayi Qi Lin yang mengalami luka. “Ah, aku merasa berdosa karenanya! Minggir, aku akan melakukan penyembuhan padanya. Kau coba beri bantuan pada Qi Lin, bayinya harus seger

