Membuka Peti Hitam

588 Kata

  “Terima kasih… Terima kasih… Aku akan mengenang jasamu,” tutur Zhou Fu sesaat sebelum ia kehilangan kesadaran. “Aku yang seharusnya berterima kasih padamu.” Sayup-sayup, Zhou Fu mendengar seseorang berbicara padanya, ia mengenali suara tersebut dan sebisa mungkin berjuang untuk membuka matanya. “Panglima Yeong! Di mana… Di mana saya? Di mana Paman Yuan?” Zhou Fu segera terduduk bangkit begitu ia mendengar suara Panglima Yeongjo di telinganya. Ia melihat sekeliling, menyisir ke berbagai arah tapi matanya tak menemukan keberadaan Patriark Yuan Kai. “Sssst… Tenanglah… Pamanmu masih dirawat di ruang sebelah. Ia baik-baik saja, meski belum siuman,” ucap Panglima Yeongjo menenangkan kekhawatiran Zhou Fu. “Perang… Bagaimana dengan perang yang terjadi di Distrik Dalam… Bagaimana dengan… “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN