Tanpa mengambil jeda, Zhou Fu maju kembali. Tak peduli tubuhnya telah mengoleksi banyak luka menganga, ia mengerahkan seluruh kekuatan yang dimilikinya untuk menyerang musuh. “Ha ha ha! Kau masih tak mengerti keadaan rupanya! Sekeras apapun kau mencoba, tetap saja kemampuanmu hanya berada seujung kukuku!” lelaki tersebut segera menangkis serangan-serangan dari Zhou Fu dengan cukup mudah. Tapi, Zhou Fu tak menyerah. Ia tetap fokus memanfaatkan semua peluang. Selagi tubuhnya masih bisa memberi serangan, ia tetap menyerang. Sesekali musuhnya tertawa terbahak-bahak karena serangan Zhou Fu hanya berdampak cukup kecil di tubuhnya. Tetapi, Zhou Fu bahkan tak peduli. Ia tak menghiraukan semua hinaan-hinaan yang dilontarkan oleh musuhnya hingga pada akhirnya. “Uhuk….” Musuh Zhou Fu terbatuk sam

