Mendengar pertanyaan dari Zhou Fu, Jang Mi terlihat gugup dan khawatir. Itu adalah pertanyaan yang ia harap tak pernah keluar dari bibir Zhou Fu. “Maaf, tapi saya benar-benar tidak tahu, Kakak. Meski kakak akan mengancam untuk menghabisi nyawa saya, saya tetap akan mengatakan hal yang sama.” Jang Mi berdebar-debar. Melihat Zhou Fu bahkan tak berempati pada dagunya yang sempat berdarah, gadis itu khawatir jika dalam gerakan yang tak terduga, Zhou Fu akan menebas lehernya dengan tiba-tiba. Tetapi, dugaan Jang Mi keliru. Alih-alih menunjukkan kemarahan, Zhou Fu justru menarik pedangnya dari dagu Jang Mi, membersihkan bekas darah di ujung pedang tersebut lalu memasukkannya kembali ke selongsong. “Kau berada dalam kendaliku untuk beberapa waktu ke depan. Aku mengampunimu kali ini, tetapi teta

