Bab 36: Masa Lalu Kelam

1502 Kata

“Dia bilang apa?” tanya Kaina begitu dia melihat Dara muncul. Dara mengembuskan napas dengan sedikit kasar, lalu menatap sahabatnya prihatin. “Kamu masih sepenasaran itu?” Dara balik bertanya dengan wajah mengeras. Kaina cemberut. “Sebenarnya apa yang kamu inginkan sekarang?” Kaina terdiam mendapat pertanyaan dari Dara. Baru saja kemarin dia berjanji akan lebih mengendalikan perasaan. Mengapa bisa menguap begitu saja ketika Arion kembali muncul? Dia harusnya senang karena berhasil menghindari Arion seperti tadi. Bukannya malah gelisah tidak menentu. Gadis berhijab penasaran apa yang dipikirkan oleh Arion saat dia bereaksi berlebihan. Arion hanya menyapa dan dia malah bersembunyi dibalik tubuh Dara. Dia juga bisa merasakan kalau tubuhnya sempat bergetar melihat tangan Arion yang terangka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN