Kaina memutar bola mata melihat Dara yang terus menghela napas. Dia tahu kalau Dara sebenarnya sudah gatal ingin bertanya, tetapi entah mengapa sampai sekarang masih diam. Apa Dara menunggunya untuk menceritakan sesuatu? Terus terang, dia bukan orang yang mahir memulai cerita. Lain halnya kalau ada yang bertanya, Kaina akan lebih mudah menjelaskan. Jadi, dia tetap menunggu pertanyaan dari sang sahabat sambil menatap taman yang mulai ditinggalkan para pengunjung. Sudah hampir magrib. Apa yang dibicarakan oleh Arion dan Meli? Kaina sangat ingin tahu. Pertanyaan apa saja yang mungkin diajukan kepada Arion? Apa Meli menanyakan hal-hal yang tidak masuk akal? Apa pun itu, Kaina harap, tidak mempermalukan dirinya. Omong-omong, Meli tidak akan menginterogasi dirinya juga, bukan? Dia akan langsun

