EPILOG

343 Kata

Happy Reading and Enjoy -END OF THE ROAD- Aku menepuk-nepuk pipinya, mungkin dia sudah sangat lelah karena baru pulang pukul 1 malam dari Singapore setelah seminggu bekerja. Dia benar-benar mengatur jadwalnya dengan baik walau aku harus ditinggal dan kami hanya berhubungan via phonsel. Kami memutuskan untuk tetap stay di Jakarta, walaupun Reynald harus rela bolak-balik Jakarta-Singapore karena pekerjaannya. Dan aku maupun dia tidak masalah dengan itu semua, asalkan dia tidak terganggu karena lelah bolak-balik dan asalkan dia tetap setia, semuanya pasti akan baik-baik saja. “Bangun, Mas” bukannya membuka matanya, Reynald malah semakin mengeratkan pelukannya pada bantal yang biasa aku pakai, ketika aku tanya kenapa dia hanya menjawab pengobat rindu karena ada aromaku tersisa disana.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN