24

1076 Kata

Axel melepaskan pelukannya, “kenapa hem?” Killa menunjuk kedua pipi dan lengannya pada Axel, “hiks, abang, hiks.” Tangis Killa. Axel menatap Sam meminta penjelasan, namun Sam hanya mengangkat bahunya acuh seraya tersenyum senang. “Di apain sama abang?” Tanya Axel kepada Killa seraya membenarkan anak rambut yang menghalangi wajah Killa. Killa tak menjawab, dia hanya menangis sesenggukan karena merasakan pipi dan lengannya masih berdenyut sakit. “Lo apain dia lagi sih?” Tanya Axel pada Sam. “Pipinya gue cubit.” Ungkap Sam dengan santainya. “Terus ini tangannya lo gigit?” Ketus Axel saat melihat jejak gigitan di tangannya. Sam mengeluarkan cengirannya, “greget gue sama dia.” Kekeh Sam seraya menepuk – nepuk puncak kepala Killa. “Ya kalo greget juga gak gini juga.” Sinis Axel menegur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN