"Ca … ayo makan dulu," ucap Rama. Setelah meletakkan lampu minyak tanah yang ia bawa di lantai. Barulah ia bersimpuh di lantai. Membangunkan Caca, tanpa berani menyentuhnya. Bukannya tidak ingin atau apa. Hanya saja Rama tidak ingin menyentuh Caca, tanpa sepengetahuan darinya. Meskipun mereka berdua sudah sah menjadi pasangan suami-istri, tetap saja mereka berdua seperti orang asing. Tidak saling mengenal, hanya saling berteman saja. Caca mengerjap. Menetralkan pandangannya agar bisa melihat dengan jelas. "Mati lampu?" gumamnya. Langsung beringsut duduk, mengedarkan pandangannya ke seluruh kamar. "Ayo makan dulu!" ajak Rama. Saat tatapannya dan Caca bertemu. Caca menggelengkan kepalanya. "Pergilah! Aku tidak mau." Mengibaskan tangannya, sebelum kembali berbaring. Mencoba menutup

