"Ca … Cahaya …!" seru Andrean tanpa henti. Berharap gadis cantik itu berhenti. Mendengarkan sejenak penjelasannya. Jujur saja, Andrean tidak ada sedikitpun niat untuk menilai buruk terhadap Rama. Hanya saja, sosok Rama benar-benar jauh berbeda dari banyak pria yang mencoba untuk mendekati Caca. Dan meskipun Reno telah menyampaikan bagaimana sosok Rama, tetap saja sangat jauh dari ekspektasi Andrean. Mengingat dengan siapa selama ini keponakan kesayangannya itu bergaul. Semalam Reno mengatakan Caca telah jauh berubah dan menerima pernikahannya dengan sang suami. Hanya saja resepsi belum bisa dilaksanakan karena Caca menghargai keputusan sang suami. Brak!! "Aku tidak butuh penjelasan apa-apa. Pergilah!!" pekik Caca. Lengkingan suaranya terdengar hingga penjuru rumah, setelah suara dentu

