BMB bab 58

1121 Kata

Matahari bergulir ke barat berarak awan kelabu, menarik senja hadirkan jingga di ujung cakrawala. Perlahan petang datang dan meredupkan cahaya dari sang surya yang kembali ke peraduan berganti gelap menyapa di sebagian belahan bumi. Aku melangkahkan kaki pelan menuju kamar yang sudah aku tempati beberapa waktu ini. Hidup, tapi, tidak hidup itulah aku sekarang ketika semua meredup dan hanya menyisakan sedikit saja asa tersisa. Terasa hampa dan tak berarah, tidak banyak yang bisa aku lakukan di tempat ini. Semua hal terpenuhi tetapi, aku merasa begiti kosong. Kehidupan yang pastinya berbalik 180 derajat dari sebelumnya. Tetapi, mungkin memang harus seperti ini jalan yang harus aku lewati. Petang beranjak gelap pekat karena malam semakin larut, aku masih di depan laptop mengurai perasaan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN