Sejak tadi Syarif tidak fokus dengan latihannya. Bahkan Arkhan yang sekarang menjaga jarak dengannya terlihat bingung dengan keadaan sahabatnya itu. Kali ini, laki-laki itu terduduk sembari menyecap air minum dibotolnya. Sedangkan Alfa yang disampingnya hanya bisa menemaninya dengan diam, tidak mencoba mengajaknya berbicara karena itu adalah hal percuma, Alfa sudah memberi topik pembicaraan yang seharusnya dijawab oleh Syarif, namun jawaban laki-laki itu cukup singkat sehingga membuat Alfa kehabisan kata-kata. Kemudian, entah apa yang dipikirkannya, Syarif tiba-tiba berdiri dan menuju kertas absen. Dia membolak-balik kertas tersebut untuk mencari satu nama. Saat dia sudah menemukan nama yang ada diurutan nomer 4, dia langsung celingukan mencari siapapun yang ada disana untuk ditanyai
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


