Pekerjaan II

1170 Kata

Paman Amir yang melihat Hazel dengan wajah kesal, awalnya ia bingung dan saat melihat nampan yang ia bawa dengan beberapa piring yang menyisakan banyak makanan membuat ia paham dengan apa yang dirasakan oleh keponakannya itu. “Yah, beginilah, setiap orang punya kepala yang berbeda dengan isi kepala yang berbeda dengan orang lain,” Paman Amir mengoceh panjang lebar dengan sendirinya, paman Zali yang belum menyadari itu ia hanya bingung dan menatapnya aneh. Seolah paman Amir orang yang sedang kesurupan hantu yang suka berbicara. Ia melirik ke arah Hazel, dan gadis itu hanya tertawa kecil dengan tingkah mereka berdua, “beginilah kekesalan pekerjaan kita, kita bisa menanyakan berapa banyak porsi yang mereka mau tapi ada yang memang bandel dan masih saja mereka menyiapkan makanan dengan seng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN