REASON #6

1382 Kata

〰〰 Kupejamkan mataku. Berharap tak ada sisa airmata yang tertinggal disana. 〰〰 Langkah kaki Sisi melambat saat matanya menangkap sosok Alex sedang berjalan tergesa kearahnya. "Kak Al---" ucapan Sisi terpotong karena tiba-tiba laki-laki itu memeluknya sangat erat. Tubuh Sisi seketika membeku, bukan karena senang mendapatkan perlakuan seperti itu dari Alex tapi saat matanya menatap sosok Ali yang diam di dalam mobilnya. Sisi tau, mata laki-laki itu menatap intens kearahnya. "Gue butuh lo, Si!" ucap Alex lirih. Sisi mengerjapkan matanya kala mendengar suara itu. "Kakak kenapa?" Bukannya menjawab tapi Alex semakin mengeratkan pelukannya. Hal itu membuat Ali geram dan dengan perasaan tak menentu, Ali memilih meninggalkan sejoli itu. Ali terus bertanya pada dirinya sendiri, perasaan apa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN