Yao menggeser lengannya yang sejak tadi menutupi wajah. Kenangan tentang masa lalunya yang tiba-tiba menyeruak masuk dan membuat ia mengingat segala kejadian dari masa lalu membuatnya tanpa sadar menangis. Ia sangat ingat dengan kalimatnya sendiri beberapa tahun lalu. Ia berjanji kepada Yang Jinghua bahwa ia akan merelakan Fang Jui-hsin dan menjadi Yao yang baru. Ia tidak bisa terus terpuruk dalam kesedihan dan kerinduan kepada Fang Jui-hsin. Tapi apakah selama beberapa tahun ini Yao benar-benar telah merelakan Fang Jui-hsin? Yao mengambil ponselnya dan memperhatikan foto wajah Fang Jui-hsin. Foto tersebut sudah cukup lama diambil. Wajah Fang Jui-hsin selalu tampak lebih dewasa ketimbang usianya, tetapi Yao benar-benar menyukai wajah itu. Gadis itu tersenyum lembut di foto itu. Selama ini

