Escape

2630 Kata

Nadia menggigiti jemarinya. Ia sudah memanjat dinding ruangan hanya untuk mengintip satu jendela persegi yang tidak terlalu besar di ruangan kumuh tersebut untuk memastikan apakah ada kemungkinan dirinya bisa keluar. Sayangnya, jendela itu memakai kaca yang menyatu dengan kayu sehingga satu-satunya cara adalah dengan memecahkannya. Itu pun belum tentu berhasil karena akan ada sisa pecahan kaca yang pastinya akan merobek kulit tubuh Nadia ketika ia melewatinya, sebab ukuran jendela persegi itu tidak terlalu besar dan berada di dinding yang cukup tinggi dan sulit untuk dijangkau. Ada banyak cara yang Nadia pikirkan, ia pun juga berusaha menganalisis kemungkinan keberhasilannya. Sejak tadi, ia hanya berjalan mondar-mandir sembari menggigiti jemarinya untuk berpikir lebih jauh lagi. Sayangnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN