100. MELAMARNYA

1877 Kata

Jack masih duduk di tebing, wajahnya menegang saat memikirkan satu hal yang selalu membuatnya ragu. “Bos… tapi bagaimana dengan papanya Bella, Tuan Castello?” suara Jack terdengar ragu. “Bagaimana kalau… dia tidak mau menerimaku?” Maxim tertawa pelan, suaranya hangat dan penuh keyakinan. “Jack… kau terlalu memikirkan hal itu.” Ia menepuk bahu Jack sekali, membuat Jack menoleh. “Percayalah padaku. Biarkan aku yang mengurusnya.” Jack menatap Maxim, masih sedikit bingung. “Bos… maksudmu?” Maxim tersenyum lebar, mata penuh rasa percaya. “Aku sudah kenal Castello cukup lama. Dia menghargai ketulusan dan keberanian seseorang. Kau punya kedua hal itu, Jack. Jadi… jangan khawatir. Saat waktunya tiba, biarkan aku menyiapkan jalannya. Kau cukup fokus pada Bella dan hatimu sendiri.” Jack terseny

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN