Lili telah duduk manis di meja makan yang terhidang banyak sekali menu makanan, gadis itu sampai bingung untuk memilih makanan yang mana. Menu masakan yang terjadi sangat asing dimatanya, itu bukan makanan khas Inggris atau kota-kota di dalamnya. Alhasil, Lili pun memilihnya dengan asal. Pilihannya jatuh pada ayam yang dimasak bumbu kehitaman, ada yang menarik di mata Lili, yakni adanya semangkok nasi yang terhidang, sepertinya memang dikhususkan untuk dirinya, mengingat bahwa lambungnya lebih khas ke Asia tenggaranya. "Silahkan dinikmati, Nona." Ujar salah satu pelayan. "Terimakasih." Lili mengulas senyum simpul. Gadis itu mulai menyendokkan makanan-makanan yang sesuai dengan lidahnya pada piring. Mulai dari ayam yang berbumbu hitam, salad sayur dan bola-bola daging, ia tidak tahu pa

