41

721 Kata

Samuel sedang duduk manis ditempatnya, sesekali ia melirik ke arah Wiliam yang sedari tadi berjalan mondar-mandir tidak karuan. "Will, bisa kah kau duduk dengan manis sepertiku?" Tanya Samuel yang mulai jengah, kepalanya pusing melihat kakaknya bagai kincir angin. Wiliam mengabaikan perkataan adiknya, ia merasa ada yang salah dengan Lili, tatapan gadis itu seperti menyimpan ketakutan pada dirinya. Padahal tadi sebelum Lili dan Samuel pergi, gadis itu baik-baik saja serta tidak ada yang aneh darinya. Mata Wiliam bergulir menatap adiknya, apa jangan-jangan Samuel tahu sesuatu. Wiliam segera mendekati adiknya dan ingin menanyakan  hal itu.  "Sam, kau darimana saja tadi?" Wiliam menatap Samuel dengan tatapan menyelidik. "Dari mall, bermain timezone." Jawabnya enteng, ia sudah berjanji pad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN