Pagi ini Lili telah bangun dari tidurnya, ia mengerjapkan matanya menyesuaikan cahaya yang tersorot dari luar jendela dan merangsek masuk ke celah kamarnya. Menguap pelan, ia pun bangkit dari rebahannya dan berjalan keluar kamar. Rambutnya acak-acakan, piyama tidur yang ia gunakan juga tampak kusut. Rencananya hari ini ia akan pergi ke kampus agak pagi dan mengajak Margrit untuk ke panti asuhan setelah jam mata kuliah berakhir. Ia sudah lama tidak berkunjung ke sana, oleh karena itu hari ini Lili dan Margrit akan mengunjunginya. Lili melirik jam yang ada didinding luar kamarnya, menunjukkan pukul lima pagi. Dengan perlahan gadis itu menapaki anak tangga yang menghubungkannya dengan lantai bawah, ia ingin ke dapur untuk mengambil minum, tenggorokannya sangat kering. Matanya agak berat kar

