56 : Dihubungi Veyron

1350 Kata

Jaden melangkahkan kakinya menuju ke rumahnya, pikirannya sedang kacau. Wajah yang selalu rupawan itu akhir-akhir ini terlihat murung dan tak terawat, jambang tipis mulai menghiasi dagunya. Ia melepaskan kemejanya yang terlihat mengetat pada otot lengannya yang menyembul, seketika itu juga perut kotak-kotak terpapar dengan indah, kulit kecoklatan sawo matang itu terlihat menggugah selera wanita. Jaden melempar kemejanya dengan asal, ia mulai merebahkan tubuhnya pada kasur yang sangat empuk. Untuk sesaat ia memejamkan matanya, mengistirahatkan otak yang terasa berpikir keras untuk akhir-akhir ini. Suasana begitu tenang, damai dan nyaman. Jaden tertidur sejenak, semilir angin dari benda persegi panjang membuat dirinya merasa sejuk.  Namun, ketenangan itu tak berlangsung lama saat ponseln

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN